Pages

Selasa, 20 September 2011

tips menarik buat para ladyes

nikah dengan pria seumuran bisa perpanjang usia

HEI ladies, mungkin Anda pernah mendengar nasihat, "lebih baik
menikah dengan pria yang lebih tua,
karena mereka lebih dewasa dan bisa
ngemong." Lalu disusul nasihat lain,
"jangan menikah sama yang lebih
muda, nanti makan hati terus. Harus bersikap lebih dewasa dan malah
ngemong. Nggak enak!" Apakah
nasihat itu benar? Hasil penelitian sebuah studi di
Rostock, Jerman, mengatakan
menikahi pria muda atau pria yang
lebih tua justru akan memperpendek
umur Anda. Wow, sungguh
mengejutkan bukan? Mungkin Anda bertanya-tanya, apa
hubungannya menikahi pria yang
lebih tua atau lebih muda dengan
umur? Berdasarkan penelitian tersebut,
seperti dikutip dari Glamour.com,
dikatakan bahwa 20% wanita yang
menikahi pria 7-9 tahun lebih muda,
berpotensi meninggal lebih cepat.
Sedangkan menikahi pria lebih tua, memberikan keuntungan yang lebih. Kaum adam umumnya jauh lebih
sedikit memiliki teman dibandingkan
kaum hawa. Sehingga pria yang lebih
muda akan merepotkan dan
membuat sang pasangan menjadi
sangat sibuk. Ia akan berusaha mengenal banyak teman Anda. Dan
saat ia sudah memiliki beberapa
teman wanita, ia akan cenderung
menimbulkan masalah bagi
pasangannya. Bahkan tak jarang
sang ia bakal membuat Anda cemburu, selingkuh, hingga
melakukan kekerasan fisik akibat
emosi dan tingkat kedewasaan yang
kurang seimbang. Coba Anda bayangkan, saat ia masih
asyik dengan PS atau game online-
nya, sementara Anda disibukkan
dengan bayi yang menangis karena
mengompol atau lapar. Tak jarang
pria tersebut tak kunjung beranjak untuk membantu kesibukan Anda.
Atau mungkin dikala Anda
bermasalah dengan rekan kerja,
kemudian Anda curhat kepadanya, ia
malah jadi emosi dan berniat
memberi bogem mentah pada rekan kerja Anda. Padahal tujuan Anda
bukan itu, melainkan butuh perhatian
dan sikap dewasa nan bijaksana
darinya untuk membuat perasaan
Anda lebih tenang. Jadi, tidak salah jika menikahi pria
yang lebih muda itu malah membuat
Anda sering makan hati. Tapi bukan
berarti menikahi pria tua itu menjadi
solusi yang lebih tepat. Menikahi pria yang usianya 7-9
tahun lebih tua, juga akan
menimbulkan masalah yang cukup
rumit. Saat kita masih ingin have fun,
mereka cenderung akan berpikir dari
sisi lain. Jika Anda tak menurutinya, alhasil forum debat kusir pun tak
dapat dihindarkan. Dan ia akan
menjuluki Anda sebagai istri yang
pembangkang. Atau saat Anda sibuk
dengan Blackberry dan jejaring sosial
yang terbaru, dan Anda bersemangat menceritakan kepadanya, ia malah
menarik selimut dan tidur tanpa
memberi komentar yang
menyenangkan. Jadi harus menikahi pria berusia
berapa? Di Amerika, rata-rata orang menikah
dengan pria yang usianya 2-3 tahun
lebih tua. Ya. usia ini tergolong pas
dan cukup sebagai pasangan hidup.
Walaupun masalah tentu saja ada tak
bisa dihindari, namun pasangan ini bisa saling mengkoreksi serta
memecahkan persoalan bersama.
Bahkan pasangan dengan usia yang
terpaut jauh ini memiliki kesamaan
yang bisa mengimbangi satu sama
lain, baik dari update trend, pemikiran, kesenangan, sampai ke
topik bahasan. Jadi tak ada salahnya bagi Anda yang
ingin panjang umur, menikahlah pria
yang setidaknya seumuran atau
beberapa tahun lebih tua dari Anda.
Bisa dipertimbangkan ya Girls.

Haram Dilakukan Setelah Putus Cinta

Agar rasa sakit tidak semakin parah, sebaiknya cari pelarian yang tepat.



Hal wajar jika seseorang yang mengalami putus cinta, melakukan berbagai cara untuk mengurangi rasa sakitnya. Agar rasa sakit tidak semakin parah, sebaiknya cari pelarian yang tepat.
Anda bisa melakukan banyak hal mulai dari berlibur, berbelanja atau hal positif lainnya. Tetapi hindari melakukan tiga hal yang dilansir dari Shine berikut, karena justru akan membuat perasaan sakit hati makin meradang.

1. Terlalu cepat mencari pengganti
Langsung mencari pria lain dan melakukan kencan mungkin terdengar sebagai pelarian yang tepat. Tetapi hal ini hanya akan menyiksa diri sendiri dan orang lain. Dengan segera berkencan, Anda berarti memaksa diri membuka hati yang baru terluka. Mungkin untuk beberapa saat bisa mengalihkan perhatian, tetapi jika kencan berjalan buruk, Anda justru bisa makin sakit hati dan berisiko menyalahkan diri sendiri yang berujung pada depresi.

2. Menghubungi mantan kekasih
Jika ia yang memutuskan hubungan, itu artinya ia tak ingin lagi bersama atau berhubungan dengan Anda. Jangan menghubunginya melalui SMS, telepon, atau email. Apalagi, berusaha membicarakan kembali hubungan yang sebenarnya sudah berakhir. Apabila Anda memang tidak melakukan kesalahan fatal seperti berselingkuh, berarti memang hubungan Anda dan dia  sudahtak bisa lagi dipertahankan. Berusaha menghubungi atau berbicara dengannya hanya akan membuat Anda makin tenggelam dan terjebak dalam perasaan sakit hati.

3. Menyimpan kenangan
Selama berhubungan, pasti banyak kenangan. Mulai dari foto-foto, SMS mesra, email atau barang-barang yang diberikan padanya. Sebaiknya jangan simpan kenangan tersebut, kalau perlu hapus nomor teleponnya di ponsel, jangan lagi berteman dengannya di situs jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter.

Menyimpan kenangan hanya akan membuat Anda mengingat kembali hal manis bersamanya. Hal ini justru akan membuat Anda makin sulit untuk "menyembuhkan" diri. Faktanya, saat putus cinta Anda memang harus merasakan sakit karena hal itu membuat pribadi makin kuat. Jalani tiap rosesnya, mulai dari perasaan sakit, menangis, lalu merefleksi diri, hingga Anda benar-benar siap menjalani hubungan yang baru.

Cara jitu padamkan api cemburu

By saidwilly.blogspot.com/

Ada beberapa strategi dasar yang dapat diterapkan untuk mengendalikan rasa cemburu Anda.
Cemburu adalah emosi yang rumit, terutama dalam suatu hubungan. Meski memang sifat alamiah, namun jika Anda membiarkan kecemburuan tumbuh, lambat laun dapat merusak hubungan Anda dan pasangan.
Meski demikian, cemburu juga memiliki efek positif dalam suatu hubungan, karena perasaan ini juga merupakan emosi normal yang dimiliki setiap orang. Namun, jika Anda termasuk orang yang cemburuan, ada beberapa strategi dasar yang dapat diterapkan untuk mengendalikan rasa cemburu Anda, seperti dikutip dari laman Ineedmotivation.
* Berpikir Positif
Terkadang wanita menghabiskan lebih banyak waktu untuk berpikir negatif tentang pasangan. Akibatnya, rasa cemburu terus berkobar. Kecemburuan berkembang pada emosi negatif, sehingga kecemburuan Anda hampir selalu menguasai Anda. Cobalah lebih berpikir positif. Pikiran ini akan membantu Anda terhindar dari perasaan cemburu.
* Jangan Membandingkan-bandingkan Diri Sendiri
Salah satu alasan utama mengapa orang merasa iri hati adalah karena membandingkan diri mereka dengan orang lain. Kita semua individu yang benar-benar unik. Jika mampu memahami konsep ini, Anda akan menyadari bahwa perbandingan antara satu sama lain tidak ada gunanya.
Kita semua memiliki hal-hal yang orang lain tidak punya dan sebaliknya. Kombinasi dari apa yang kita miliki dan apa yang tidak dimiliki adalah unik. Lebih baik fokuskan diri menjadi yang terbaik.
* Ingatkan Diri Tentang Konsekuensi
Kecemburuan hanya meninggalkan jejak luka dan kekecewaan. Mengapa membiarkan diri Anda untuk merasa seperti ini jika konsekuensinya merugikan diri sendiri, entah itu perasaan kecewa atau melukai perasaan pasangan Anda.
Memang benar, cemburu merupakan emosi yang sulit untuk dikontrol. Inilah sebabnya mengapa Anda perlu mengingatkan diri dari semua hal buruk yang bakal terjadi jika Anda cemburu. Pikirkan tentang konsekuensi buruk secepat tumbuhnya kecemburuan Anda, sehingga Anda dapat lebih mudah menjinakkannya.
* Bergaya Hidup Sehat
Ada penelitian yang mengungkapkan, perasaan cemburu jarang berkobar setelah mengubah kebiasaan pola makan ke arah yang sehat. Ini cukup menarik. Lihatlah lebih dekat pada cara hidup Anda. Mungkin sumber rasa cemburu Anda terletak pada kenyataan bahwa Anda tidak menjalani diet tepat, tidak berolahraga cukup, atau tidak memiliki hobi yang bisa meningkatkan mood positif.
Bergaya hidup tidak sehat dan mudah stres dapat memiliki dampak serius pada kejiwaan, yang memicu perasaan negatif yang bisa berujung pada cemburu. Untuk mengubahnya, lakukan kegiatan yang bisa membuat Anda bahagia, misalnya relaksasi atau travelling, yang efeknya bisa meredam rasa cemburu.
* Salurkan Cemburu Menjadi Motivasi
Daripada membiarkan kecemburuan merugikan diri sendiri, coba berpikir tentang apa yang dapat Anda lakukan untuk mengubahnya. Jangan berlama-lama berada dalam perasaan cemburu, itu akan membuat Anda sering berpikir tidak rasional. Arahkan energi cemburu Anda ke arah yang positif. Misalnya, memotivasi diri untuk menjadi lebih baik.

ungkapan

Saudara2ku marilah kita sejenak merenungi akan hakikat cinta, tak dapat kita pungkiri betapa dahsyatnya rasa "cinta" itu bila telah hinggap di dada kita pada seseorang yang kita cintai selain cinta kita kepada yang Maha Memiliki Segala Cinta.

Cinta kadang bisa membuat kita bahagia, kadang pula
Cinta bisa membuat kita merana
Cinta kadang bisa membuat kita gembira, kadang pula
Cinta bisa membuat kita kecewa
Cinta kadang bisa membuat kita tertawa, kadang pula
Cinta bisa membuat kita menagis
Pedih..., perih..., sakiiit...rasanya hati ini.
dan yang lebih tragis lagi seseorang bisa menjemput maut karena "cinta".

Marilah kita sejenak mengingat tembang cinta yang banyak memiliki makna akan
hakikat cinta.

Saudara2ku marilah kita nyanyikan bersama2....

Jangan berkata tidak
Bila kau jatuh cinta
Terus terang sajalah
Buat apa berdusta

Cinta itu anugrah
Maka berbahagialah
Sebab kita sengsara
Bila tak punya cinta

Rintangan pasti datang menghadang
Cobaan pasti datang menghujam
Namun yakinlah bahwa cinta itu kan membuatmu
mengerti akan arti kehidupan

Memang benar saudara2ku betapa berat rasanya beban di dada kita pabila terus
menerus kita memendam rasa cinta kita pada seseorang yang kita cintai.
Untuk itu...
Ungkapkanlah perasaan anda disini...untuk mengurangi beban rasa yang ada
di dada anda,
Rasa cinta, rasa sayang, rasa kecewa, rasa benci, rasa jengkel, rasa kesal
dan rasa marah terhadap seseorang yang anda cintai agar ia tahu perasaan anda
yang sebenarnya.